Rabu, 11 Mei 2011



LAPORAN  HASIL ANALISA



Mengembangkan Fungsi Sekolah Agar Dapat memenuhi tuntutan Zaman Melalui Model Strategic Service Level



Diajukan untuk memenuhi salah satu tugas
Mata Kuliah Teknologi Kinerja Dalam Pendidikan  MTP-525.



Penyusun

Nama                         : FARIDAH RAHMAWATI

NIM                           : 55 2010 0254

Program Studi           : Magister Teknologi Pendidikan (MTP)
Pokjar                                    : Cianjur
Masa Registrasi         : 2010.1




 

 

 

UNIVERSITAS ISLAM  AS- SYAFI’IYAH

PROGRAM PASCASARJANA

MAGISTER TEKNOLOGI PENDIDIKAN
2011







KATA PENGANTAR

Ucapan syukur kepada Yang Maha Pemberi, senantiasa penulis desahkan atas segala  nikmat  yang  mengalir  tanpa henti. Nikmat  sehat, nikmat  iman, dan  nikmat rizki adalah anugrah termahal yang mengantarkan penulis untuk bisa  beraktivitas sebagai hamba-Nya. Atas anugerah  itulah, laporan hasil analisa  yang berjudul “Mengembangkan Fungsi Sekolah Agar Dapat memenuhi tuntutan Zaman Melalui Model Strategic Service Level ini, dapat terselesaikan. Makalah ini sebagai salah satu tugas Mata Kuliah Teknologi Kinerja dalam Pendidikan  MTP-525.
Makalah ini membahas tentang suatu kajian terhadap fungsi sekolah agar dapat memenuhi tuntutan zaman dengan menerapkan suatu Straregi Alignment melalui model Service Level.
Penyusunan makalah ini dimaksudkan untuk membantu kita selaku pendidik agar dapat membantu dalam memahami fenomena kehidupan, tetapi juga dapat menjelaskan dan memaknai setiap fenomena.
Semoga tulisan ini dapat menjadikan frame of think (kerangka pikir) dalam mengambil suatu putusan pendidikan atau pembelajaran, pisau pemilah dalam pemecahan masalah, dan bahkan sebagai bagian hidup yang integratif.
Akhir kata tak ada gading yang tak retak. Kebenaran hanya milik Allah SWT dan kesalahan semata-mata hanya milik kita.

Cianjur,  Maret  2011
Penulis

DAFTAR ISI

Halaman
KATA PENGANTAR........................................................................................ i
DAFTAR ISI...................................................................................................... ii

BAB I        PENDAHULUAN
A.   Latar Belakang........................................................................... 1
B.   Kata Kunci................................................................................. 2
C.   Tujuan Penulisan........................................................................ 3

BAB II       KAJIAN PUSTAKA
A.   Fungsi Sekolah .......................................................................... 4
B. . SLA (Service Level Agreement)................................................. 7
C.   Tuntutan Zaman......................................................................... 8

BAB III     HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN
A.   Objek Penelitian......................................................................... 9
B.   Pembahasan.............................................................................. 11

BAB IV     KESIMPULAN
A.   Kesimpulan............................................................................... 14

DAFTAR PUSTAKA...................................................................................... 15

                                                            



BAB I
PENDAHULUAN

A.          Latar Belakang
Fungsi sekolah tidak terlepas dari fungsi pendidikan karena sekolah dalam sistem pendidikan nasional merupakan satuan pendidikan jalur formal, yang peran utamanya adalah merealisasikan fungsi pendidikan nasional sesuai konteks lingkungan dan masyarakat sekitar (pendukungnya). Di dalam rumusan formal, fungsi sekolah tidak selalu eksplisit (terang, jelas) terkadang tersembunyi, namun maksudnya mencakup yang dimasud (implisit). Rumusan Fungsi sekolah itu digabung dengan tujuan pendidikan nasional yang tertuang dalam Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional tahun 2003, BAB II, Pasal 3 sebagai berikut.
“Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdeskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab”.

Perhatikan pula rumusan pengertian pendidikan pada BAB I, Pasal 1, butir, Undang-undang Sistem Pendidikan Nasional, tahun 2003 sebagai berikut.
 
“Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan potensi dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan negara”

Dari kedua kutipan tersebut, secara tersurat dan tersirat terdapat fungsi-fungsi sekolah (pendidikan) yang disebutkan sebelumnya termasuk subjek (tataran sosial) yang memperoleh manfaat dari fungsi tersebut, seperti individu, institusi, masyarakat, bangsa dan antarbangsa. Sungguhpun di dalam rumusan fungsi, tujuan, dan pengertian pendidikan tidak secara ekspisit menyebutkan tentang kepentingan internasional, tetapi di dalam Bab XIV, pasal 50, ayat (3), dinyatakan sebagai berikut.
“Pemerintah dan/atau pemerintah daerah menyelenggarakan sekurang-        kurangnya satu satuan pada semua jenjang pendidikan untuk dikembangkan        menjadi satuan pendidikan yang bertaraf Internasional”

Dengan demikian, jelas bahwa dalam memandang fungsi pendidikan di dalam Undang-undang Sisdiknas atau khususnya fungsi sekolah, tidak hanya terbatas pada yang dirumuskan pada Bab II (Dasar, Fungsi, dan Tujuan), tetapi juga harus dikaji pada bab-bab lainnya, misalnya Bab X tentang Kurikulum,          Bab XIV tentang Pengelolaan Pendidikan, dan seterusnya
Dari pengamatan, sebagian sekolah kita gagal atau tidak melaksanakan fungsi-fungsi tersebut sepenuhnya, apalagi untuk semua tataran sebagai penerima manfaat dari sekolah yang bersangkutan. Bagaimanapun pemahaman akan fungsi sekolah sangat penting karena efektivitas sekolah akan dilihat dan sejauh mana suatu sekolah dapat memenuhi atau merealisasikan fungsinya.
Untuk itu saya melakukan suatu analisis terhadap sekolah tempat saya bertugas Apakah sudah merealisasikan fungsinya?.

B.           Kata Kunci
Dengan mengkaji secara seksama fungsi sekolah dan tuntutan perkembangan zaman sehingga mendorong saya untuk mencoba menganalisis fungsi dari sekolah tempat saya bertugas agar dapat memenuhi tuntutan zaman dengan menerapkan suatu Strategi Alignment melalui Model Service Level, sehingga yang menjadi kata kunci dalam penulisan ini adalah:
-          Fungsi Sekolah
-          Model Service Level
-          Tuntutan Zaman
-          Usaha dalam mengembangkan fungsi sekolah melalui penerapan Service Level.

C.          Tujuan Penulisan
1.      Tujuan secara umum
Mendapatkan suatu strategi yang relevan dalam mengembangkan sekolah Dasar Negeri Gadog sehingga menjadi sekolah yang mampu memenuhi tuntutan zaman.
2.      Tujuan secara khusus
Tujuan dari penulisan ini adalah untuk memenuhi salah satu tugas mata kuliah Teknologi Kinerja dalam Pendidikan  (MTP 525).











BAB II
KAJIAN PUSTAKA

A.          Fungsi Sekolah
Sekolah adalah suatu institusi atau organisasi di masyarakat yang terus menerus berubah dan dalam konteks masyarakat yang rumit (multidimensi). Sekolah terikat dengan sumber daya yang terbatas, terikat (komitmen moral) oleh berbagai stakeholders (baca: pihak yang berkepentingan) baik internal (seperti penguasa pendidikan, birokrat, personel sekolah) maupun eksternal (seperti orang tua dan siswa, masyarakat, dewan pendidikan, DPR, dan dunia kerja/pengguna lulusan). Fungsi sekolah dalam konteks sosial yang kompleks, menjadi tidak sederhana karena sekolah harus berperan melayani berbagai kepentingan stakeholders. Dari sisi tingkat pengelompokkan sosial, ada kepentingan individu, kepentingan sekolah sebagai lembaga, kepentingan masyarakat, kepentingan nasional (bangsa), dan kepentingan/tuntutan dunia internasional (global).
Dari segi substansi mengenai peran khusus yang harus diemban oleh sekolah yang diharapkan bagi masing-masing tingkat sosial tersebut di atas, sedikitnya ada lima fungsi sekolah, yaitu fungsi teknis/ekonomi, fungsi manusiawi/sosial, fungsi politik, fungsi kultural, dan fungsi pendidikan (Cheng, 1996). Bagi bangsa Indonesia dalam Umedi 2004 menambah dengan fungsi spiritual, yaitu sesuatu yang berkaitan dengan kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa (kehidupan beragama).


a.      Fungsi teknis/ekonomi
Fungsi teknis/ekonomi, merujuk pada sejauh mana kontribusi sekolah di dalam pembangunan ekonomi bagi individu, institusi, masyarakat, bangsa, dan dunia (antar bangsa). Pada tingkat individu, sekolah membantu siswa memperoleh pengetahuan dan keterampilan untuk bekal hidup.
b.      Fungsi manusiawi/sosial
Fungsi manusiawi/sosial (human/social function) berkaitan dengan sumbangan sekolah terhadap pengembangan manusia sebagai pribadi dan dalam hubungan sosial (dengan orang lain). Bagi individu, sekolah membantu pengembangan pribadi secara utuh secara psikologis, fisik maupun sikap dan keterampilan sosial, dengan mengembangkan potensi tiap anak secara optimal. Bagi tingkat instuitusi (lembaga), sekolah merupakan satuan (unit) masyarakat kecil yang mempunyai sistem sosial yang diharapkan ideal  (sesuai nilai dan norma tatanan yang dianggap baik).
c.      Fungsi politik
Fungsi politik (political function), mengacu pada kontribusi sekolah kepada pengembangan politik pada setiap tingkat atau tataran masyarakat.
Pada tataran individual, sekolah membantu siswa mengembangkan sikap kewarganegaraan yang baik (positif), serta pengembangan pengetahuan dan keterampilan merealisasikan hak dan kewajiban sebagai warga negara.
d.      Fungsi budaya
Fungsi budaya/kultural, merujuk pada kontribusi sekolah dalam bentuk pembekalan sikap, kesadaran, sosialisasi, dan praktik hidup berbudaya baik bagi individu, intansi maupun masyarakat baik lokal maupun lebih luas (bangsa atau antarbangsa). Pada tataran individu, sekolah membantu siswa mengembangkan sikap prilaku yang berbudaya (sesuai dengan norma-norma yang dijunjung tinggi oleh masyarakat) memelihara dan mempertahankan tradisi yang positif dan mengembangkannya, baik dalam bentuk tradisi prilaku maupun berbagai ragam kesenian.
e.      Fungsi pendidikan
Fungsi ini merujuk pada sumbangan sekolah atau lembaga persekolahan di dalam memelihara, mempertahankan, dan mengembangkan sistem pendidikan dan apresiasi (penghargaan) serta komitmen (sepakat peduli) akan pentingnya pendidikan baik bagi individu, lembaga, masyarakat, bangsa  dan antarbangsa (internasional). Bagi individu sekolah membantu siswa belajar bagaimana belajar, kesadaran akan pentingnya belajar (pendidikan) sepanjang hayat (life long education). Bagi institusi, sekolah merupakan tempat bersama-sama belajar secara sistematis, bukan hanya bagi siswa, tetapi juga guru dan tenaga kependidikan lainnya, tempat eksperimentasi dan pembaruan model belajar, dan sebagainya.
f.       Fungsi spiritual
Fungsi spiritual merujuk pada kontribusi sekolah bagi kehidupan pribadi, kepentingan institusi, kehidupan masyarakat dan bangsa yang lebih bermakna dalam hubungan dengan Sang Maha Pencipta, serta hubungan antarbangsa dalam menjalin saling pengertian antarpenganut agama sehingga turut menciptakan perdamaian yang sejati dan  lebih tulus karena landasan kepercayaan yang lebih hakiki. Bagi pribadi, sekolah membantu pengembangan spiritual anak untuk memahami nilai nulur dan norma-norma hidup yang bersumber dari agama yang dianut serta pengertian dan pemahaman terhadap perbedaan dalam hal agama dan kepercayaaan  terhadap Tuhan Yang Maha Esa dengan sikap yang positif, untuk dihayati dan diamalkan sehingga sebagai pribadi akan dapat menjalin kehidupan secara lebih bermakna dan utuh.

B.           SLA (Service Level Agreement)
Menurut data yang unduh dari situs www.service-level-agreement.net, bahwa SLA merupakan kesepakatan antara penyedia jasa dan pengguna jasa mengenai tingkat (mutu) layanan, adalah komponen kunci dari keseluruhan strategi SLM (Service Level Management ) suatu organisasi . Suatu SLA yang bagus sekaligus dapat berfungsi sebagai sarana komunikasi yang baik pula bagi Anda (perusahaan) dengan para pelanggan Anda dalam menangani harapan masing-masing pihak.
Dilihat dari definisinya, SLA lebih merupakan suatu kesepakatan, bukan suatu kontrak. Baik Anda bekerja  yang menjalankan pelayanan bagi pelanggan internal seperti untuk bagian personalia, maupun sebagai konsultan yang menawarkan jasa pada para pelanggan, SLA Anda haruslah merupakan keterangan yang jelas, baik bagi pihak yang menerima jasa maupun yang menyediakannya.
SLA dapat dibuat dalam berbagai macam konteks. SLA perusahaan (enterprise SLA) adalah suatu kesepakatan antara penyedia jasa dan semua pelanggan dari keseluruhan organisasi. Sedang SLA pelanggan (customer SLA) merupakan suatu kesepakatan antara penyedia jasa dengan sekelompok pelanggan tertentu dari organisasi tersebut. SLA layanan (service SLA) dapat dipahami sebagai suatu kesepakatan antara penyedia jasa dan para pelanggan dari suatu jasa tertentu.
Dengan begitu, apapun jenis SLA yang dikembangkan, hal itu harus mencakup lima bagian penting, yakni: deskripsi pelayanan, standarisasi pelayanan, durasi, peran dan tanggung jawab, dan kriteria evaluasi.

C.     Tuntutan Zaman
Tuntutan Zaman, sebagai refleksi peradaban, termasuk di dalamnya sosial kemasyarakatan dan budaya sangat dipengaruhi oleh kemajuan teknologi dan ekonomi, sangat terkait erat dengan wilayah (geographic area) sehingga ada tuntutan (kebutuhan) yang bersifat lokal, nasional, regional maupun global.




BAB III
HASIL ANALISIS DAN PEMBAHASAN

A.          Objek Penelitian
1.   Identitas Sekolah
1
Nama
SDN GADOG
5
Jarak dari Ibu Kota Kecamatan
2 km
2
Status
NEGERI
6
Alat Transportasi ke Sekolah
Ojeg
3
N.S.S
101020708028
7
Lokasi SD / MI
Lingkungan Masyarakat
4
Alamat
8
Jumlah Penduduk Usia Sekolah
( 7 – 12 tahun ) di desa


4.1 Jalan/Kampung
Jln. GADOG 1 Kp. SUKAMAJU

4.2 Desa/Kelurahan
GADOG
9
Sekolah didirikan pada tahun
1975
4.3 Kecamatan
PACET / KAB. CIANJUR
10
Sekolah di rehab pada tahun
2008
4.4 No Telepon
(0263) 524657 / sdn_gadog@yahoo.com




2.   Keadaan Murid
1.
Kelas
1
2
3
4
5
6
TOTAL
2.
Rombel
2
2
3
2
2
2
3.
Jender
L
P
J
L
P
J
L
P
J
L
P
J
L
P
J
L
P
J
L
P
J
4.
Murid Awal
33
45
78
30
44
74
43
43
86
44
46
90
44
35
79
40
31
71
234
244
478
5.
Drop Out (DO)
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
6.
Pindah/Tamat
-
1
1
-
1
1
1
2
3
-
-
-
1
-
1
-
-
-
2
4
6
7.
Masuk
-
2
2
1
1
2
-
-
-
-
-
-
1
-
1
-
-
-
2
3
3
8.
Jumlah Akhir Bulan
33
46
79
31
44
75
42
41
83
44
46
90
44
35
79
40
31
71
234
243
477
9.
Mendapat Bea Siswa
-
-
-
5
5
10
3
7
10
3
7
10
4
4
8
6
2
8
21
25
46
10.
Terancam DO
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-

3.   Jumlah Murid Menurut Usia
Usia (Tahun)
<6
6
7
8
9
10
11
12
13
>13
TOTAL
Kelas
L
P
L
P
L
P
L
P
L
P
L
P
L
P
L
P
L
P
L
P
L
P
J
1
-
-
3
14
29
26
1
5
-
1
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
33
46
79
2
-
-
-
-
7
20
21
20
3
2
-
2
-
-
-
-
-
-
-
-
31
44
75
3
-
-
-
-
2
4
15
19
22
16
3
2
-
-
-
-
-
-
-
-
42
41
83
4
-
-
-
-
-
-
-
-
12
20
25
25
7
1
-
-
-
-
-
-
44
46
90
5
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
19
11
21
13
4
11
-
-
-
-
44
35
79
6
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
11
13
25
17
3
1
1
-
40
31
71
Jumlah
-
-
3
14
38
50
37
44
37
39
47
40
39
27
29
28
3
1
1
-
234
243
477

4.   Prestasi Sekolah (5 Tahun Terakhir)
No
Jenis Prestasi
Waktu
TH
Urutan
Tingkat Kegiatan
Bukti Fisik
Piagam
Medali
Piala
1
ULATAKA (PUTERA)
2010 / 2011
1 / 1
KECAMATAN


2
ATLETIK PUTERA
2009 / 2010
1 / 1
KECAMATAN


3
WARTA B. SUNDA
2009 / 2010
1 / 1
KECAMATAN


4
LTUB
2009 / 2010
2 / 2
KECAMATAN


5
PUPUH / MAMAOS
2008/ 2009
1 / 1
KECAMATAN


6
ATLETIK PUTERI
2009 / 2009
1 / 1
KECAMATAN


7
SOLO PUTERA / PUTERI
2010 / 2009
2 / 2
KECAMATAN


5.   Kepegawaian
NO
Nama
Tempat Tgl. Lahir
Nip
Karpog
Identitas
Status
Pendidikan
Gol
Rng
TMT
TMT di
SD ini
Mngajr
Di Kls
Absensi
Ket
JK
Agm
Stts
Tgl.Kl
KS
GK
GA
GO
GII
GS
PS
>D2
D2
D3
S1
S2
S
I
A
1
Faridah Rahmawati, S.Pd.
196201251981092001
P
Islam
K
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
IV/a
01-09-81
01-10-2010
-
.
.
.
.
Cianjur, 25-01-62
2
Asmar Naelis, A.Ma.Pd.
195407171975022005
P
Islam
K
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
IV/a
01-10-01
01-02-1975
III A
.
.
.
.
Cianjur, 17-07-54
3
Nuriah, A.Ma.Pd.
195412231976012001
P
Islam
K
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
IV/a
01-04-03
01-01-1976
III C
.
.
.
.
Bandung, 23-12-54
4
Nurmali, S.Pd.SD
195911261982041001
L
Islam
K
2
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
IV/a
01-04-05
01-04-1985
VI B
.
.
.
.
Cianjur, 26-11-59
5
Wasilah, S.Pd.I
195503231982062001
P
Islam
K
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
IV/a
01-04-05
01-06-1982
I s/d VI
.
.
.
.
Cianjur, 27-03-55
6
Nana Suhadi, S.Pd.
196104181983051002
L
Islam
K
2
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
IV/a
01-10-05
01-07-1988
VI A
.
.
.
.
Cianjur, 18-04-61
7
Eti Sutiati, S.Pd.SD
1963111611983052001
P
Islam
K
2
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
IV/a
01-10-05
01-12-1986
V B
.
.
.
.
Cianjur, 16-11-63
8
Syarif Hidayat, S.Pd.I
195303271983081001
L
Islam
K
2
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
IV/a
01-04-06
01-07-1985
IV B
.
.
.
.
Garut, 27-08-53
9
Usep, S.Pd.
196511111988031006
L
Islam
K
2
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
III/d
01-10-06
01-07-1985
I s/d VI
.
.
.
PJOK
Cianjur, 11-11-65
10
Iis Hasanah, S.Pd.I
197001042008012005
P
Islam
K
2
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
II/b
01-01-08
01-06-1990
I A
.
.
.
.
Cianjur, 04-01-70
11
Pupung Masitoh, S.Pd.
-
P
Islam
K
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-


17-07-2000
IV A
.
.
.
.
Cianjur, 29-12-78
12
Ai Aisyah, A.Ma.Pd.
-
P
Islam
K
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-


27-07-2002
III B
.
.
.
.
Cianjur, 02-05-80
13
Nia Kurniawati, S.Pd.I
-
P
Islam
K
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-


19-07-2004
II A




Cianjur, 02-05-85
14
Junaedi, A.Md.
-
L
Islam
K
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-


19-07-2004
I s/d VI



B. Ing
Purwakarta, 15-04-82
15
Dedi Supriadi
-
L
Islam
K
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-


19-07-2004
V A




Cianjur, 23-04-83
16
Epin Sutiawan
-
L
Islam
K
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-


19-07-2004
I s/d VI



PSBK
Cianjur, 01-07-79
17
Zaelani Syahron
-
L
Islam
BK
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-


19-07-2007




TU
Cianjur, 04-05-87
18
Yayat Hidayat
-
L
Islam
K
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-


19-07-2008




Pnjga
Cianjur, 08-08-71
19
Faridhatul Ullum
-
P
Islam
BK
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-


12-09-2008




Pramk
Cianjur, 26-06-90
20
Ratih Purnamasari
-
P
Islam
BK
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-


19-07-2008




Pstkwan
Cianjur, 19-01-89
21
Rina Utami, S.Pd.
-
P
Islam
K
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-


13-07-2009
I B




Cianjur, 06-10-78
22
Novitasari, S.Pd.SD
-
P
Islam
BK
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-
-


12-07-2010
II B




Cianjur, 31-05-86

Flowchart: Punched Tape: “LEBIH CERDAS, LEBIH SEHAT, LEBIH SEJAHTERA DAN
BERAKHLAKUL KARIMAH “6.   Visi   :


7.   Misi  :
“Untuk mencapai Visi yang telah dirumuskan, penjabaran misinya adalah sebagai berikut :
1.   Meningkatkan keimanan dan ketaqwaan siswa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2.  Mencetak manusia yang cerdas, terampil dan tanggap dalam pembaharuan.
3.   Menerapkan hidup bersih untuk mencapai lingkungan sehat dalam kehidupan sehari-hari.
4.   Membina siswa yang berakhlakul karimah dalam kehidupan sehari-hari.
5.   Menciptakan kenyamanan dan keamanan dalam kegiatan belajar mengajar.
6.   Membina siswa terampil dan tanggap dalam bidang IPTEK.

B.     Pembahasan
Dengan karakteristik sekolah seperti yang telah dipaparkan dan dengan  jumlah siswa yang cukup lumayan menjadikan bahan pemikiran saya, selaku Kepala Sekolah untuk mengembangkan fungsi sekolah agar dapat memenuhi tuntutan zaman. Untuk itu saya ingin mencoba menerapkan suatu Strategy Alignment melalui model Service Level Management seperti yang dipaparkan pada Bab II. Untuk menjawab tantangan itu, selaku manager di sekolah, saya ingin memberikan suatu pelayanan pendidikan pada pelanggan pendidikan sehingga mereka merasa puas dengan pelayanan tersebut, disamping itu juga  menetapkan beberapa target yang harus dicapai untuk mengukur kepuasan mereka sehingga lulusan dari sekolah ini mampu memenuhi tuntutan zaman.
Adapun pelayanan yang akan dikembangkan adalah seperti berikut.
1.   Selalu mengadakan pembinaan terhadap peserta didik, guru dan karyawan secara  intensif dan berkelanjutan.
2.   Menugaskan pada Guru untuk mengadakan jam tambahan pada pelajaran tertentu guna meningkatkan prestasi akademik peserta didik.
3.   Melakukan kerja sama dengan Pusbindik, pihak pemerintah kecamatan dan perusahaan yang ada diwilayah kecamatan Pacet untuk membantu pembiayaan bagi peserta didik, khususnya bagi siswa yang orang tuanya tergolong kurang mampu.
4.   Menjalin komunikasi yang baik dengan Pemerintahan Desa, Pemerintahan Kecamatan, Pusbindik, Puskesmas, dan Dinas Intansi lainnya guna pengembangan kemajuan sekolah.
5.   Perbaikan sarana fisik sekolah melalui DAU, DAK, BOS dan Dana Komite.
6.   Pengadaan buku sumber dan buku penunjang pembelajaran, dan refrensi.
7.   Mengintensifkan kelompok belajar di sekolah.
8.   Mengintensifkan komunikasi dan kerja sama dengan orang tua, masyarakat, komite, Pusbindik, Pemerintah setempat.
9.   Pelaporan kepada orang tua, Pusbindik, Pemerintah secara berkala.
10. Kerjasama dengan stakeholder untuk pengembangan dan kemajuan sekolah.
11. Mengembangkan collaborative learning atau pembelajaran kolaborasi pada tingkat lokal, nasional dan global;
12. Menerima dan menerapkan konsep belajar seumur hidup
13. Mengembangkan learning communities bukan communities learners (masyarakat yang gemar belajar, bukan sekedar kumpulan para pembelajaran).
14. Menekankan keterampilan proses lebih tinggi daripada, sekedar penguasaan ilmu yang spesifik; lebih menekankan keterampilan pada jenjang yang lebih tinggi daripada sekedar penguasaan faktual.
15. Memberikan pembelajaran tambahan melalui Eskul pada siswa-siswi tentang teknologi informasi dan komunikasi.

Sementara itu dengan bercermin pada prestasi yang telah dicapai tahun sebelumnya, maka target prestasi pada tahun 2011 ini adalah :
► Dalam bidang teknologi sederhana, minimal dapat menduduki peringkat 10 besar tingkat kabupaten.
► Dalam bidang seni budaya, minimal dapat menduduki peringkat 10 besar lomba menggambar, 10 besar lomba solo, mengarang, dan dongeng berbahasa Sunda tingkat kecamatan.
► Dalam bidang olah raga, minimal dapat menduduki peringkat 10 besar dalam atletik, 10 besar dalam permainan bola besar dan kecil, 10 besar lomba catur dan SKJ tingkat kecamatan.
►  Dalam bidang keterampilan minimal dapat menduduki peringkat 10 besar lomba anyaman tingkat Kecamatan.
► Dalam bidang keagamaan, minimal dapat menduduki peringkat 10 besar sapta lomba.
►  Dalam even incidental, minimal dapat berprestasi.


BAB IV
KESIMPULAN

A.     Kesimpulan
Dari hasil analisis yang telah dilaksanakan dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :


DAFTAR PUSTAKA



Departemen  Pendidikan  Nasional. (2003)  Undang-Undangg   Republik  Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, Jakarta : Depdiknas.

Umaedi. (2004). Manajemen Mutu Berbasis Sekolah / Madrasah. Mengelola Pendidikan dalam Era Masyarakat Berubah. Jakarta : Pusat Kajian Manajemen Mutu Pendidikan.

















Tidak ada komentar:

Posting Komentar